Kubu Raya post author Kiwi 13 September 2026

Uji Kesiapan Tempur, Yon Parako 466 Pasgat Gembleng Prajurit Hadapi Tugas Operasi Lewat LUSO

Photo of Uji Kesiapan Tempur, Yon Parako 466 Pasgat Gembleng Prajurit Hadapi Tugas Operasi Lewat LUSO

KUBU RAYA, SP - Prajurit Batalyon Parako 466 Pasgat melaksanakan Latihan Uji Siap Operasi (LUSO) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan, kemampuan, dan profesionalisme prajurit dalam menghadapi berbagai kemungkinan penugasan operasi. Latihan dilaksanakan di wilayah Kubu Raya, Senin (7/9/2026).

LUSO menjadi salah satu sarana untuk mengukur sejauh mana kesiapan personel dan satuan, baik dari aspek fisik, keterampilan, ketahanan mental, maupun soliditas tim. Seluruh prajurit dituntut mampu melaksanakan setiap materi latihan sesuai prosedur dan standar yang telah ditetapkan.

Sejumlah materi diberikan dalam latihan tersebut, di antaranya lintas medan sejauh 7 kilometer dengan beban 5,5 kilogram, renang militer 50 meter, IMPK 3 kilometer dengan beban 5,5 kilogram, TTO 200 meter, TTD 200 meter, serta tembak tempur malam jarak 50 meter.

Selain menguji kemampuan individu, rangkaian latihan juga dirancang untuk melihat kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi yang mungkin ditemui dalam pelaksanaan tugas operasi.

Danyon Parako 466 Pasgat Letkol Pas Adim mengatakan, LUSO bukan sekadar kegiatan latihan rutin, tetapi menjadi momentum untuk mengukur kesiapan nyata prajurit sebelum melaksanakan tugas.

“LUSO ini merupakan tolok ukur kesiapan prajurit dan satuan dalam menghadapi tugas operasi. Setiap prajurit harus memiliki kemampuan fisik, mental, keterampilan, disiplin, serta kekompakan yang baik. Kita ingin memastikan seluruh personel benar-benar siap ketika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk melaksanakan tugas,” tegasnya.

Menurutnya, kesiapan operasional harus dibangun melalui latihan yang konsisten dan berkelanjutan. Karena itu, setiap tahapan latihan dilaksanakan secara serius dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan.

“Latihan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, karena kemampuan yang dibangun melalui latihan akan menjadi bekal utama prajurit dalam menghadapi tugas sebenarnya. Namun demikian, faktor keselamatan tetap menjadi prioritas dalam setiap kegiatan,” ujarnya.

Pelaksanaan LUSO sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi satuan untuk mengetahui kekuatan maupun aspek yang masih perlu ditingkatkan. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar dalam menyusun program pembinaan dan latihan berikutnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan disiplin. Para prajurit menunjukkan kesiapan dalam mengikuti setiap materi yang diberikan hingga tahap akhir latihan.

Melalui pelaksanaan LUSO Tahun 2026, Yon Parako 466 Pasgat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapan operasional, profesionalisme, soliditas, dan kemampuan prajurit guna mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara secara optimal. Siap dilatih, siap diuji, dan siap ditugaskan. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda